Panorama Industri Produk Energi Baru Kuartal II 2026: Pemberdayaan Kebijakan, Terobosan Teknologi, dan Ekspansi Global yang Dipercepat
Pada kuartal kedua tahun 2026, industri produk energi baru global terus mempertahankan lintasan pembangunan berkualitas tinggi. Di sisi kebijakan, inisiatif yang ditargetkan diterapkan untuk memandu peningkatan industri; secara teknologi, terobosan inti muncul terus-menerus; dan mengenai pasar, dinamika baru mewarnai lanskap domestik dan internasional. Tiga sektor inti—penyimpanan energi, kendaraan energi baru, dan tenaga angin/surya—bekerja secara sinergis untuk mendorong transisi industri dari sekadar ekspansi skala menuju peningkatan kualitatif, sementara pengaruh perusahaan Tiongkok dalam persaingan global terus tumbuh.
Di tingkat kebijakan, berbagai departemen pemerintah berkoordinasi untuk memperkenalkan langkah-langkah pendukung, lebih lanjut menyempurnakan ekosistem pengembangan industri. Kementerian Industri dan Teknologi Informasi (MIIT) mengeluarkan *Rencana Aksi untuk Pembangunan Berkualitas Tinggi Produk Energi Baru (2026–2028)*, secara eksplisit menetapkan bahwa pada tahun 2028, teknologi inti untuk kendaraan energi baru dan produk penyimpanan energi harus mencapai tingkat terkemuka di dunia, dengan kemajuan signifikan yang dicapai dalam transisi hijau dan rendah karbon. Bersamaan dengan itu, Kementerian Keuangan meningkatkan subsidi untuk proyek energi baru—memprioritaskan area seperti pembangkit listrik penyimpanan energi, fotovoltaik terdistribusi, dan tenaga angin lepas pantai—sehingga mengurangi biaya R&D dan operasional bagi perusahaan. Sementara itu, berbagai wilayah di seluruh negeri menerapkan kebijakan pelengkap: Beijing dan Shanghai memajukan peningkatan kualitas dan kapasitas infrastruktur pengisian daya kendaraan energi baru, sementara Guangdong dan Zhejiang mempercepat pembangunan klaster industri penyimpanan energi, sehingga membentuk sistem dukungan kebijakan yang kohesif dari atas ke bawah.
Dalam hal terobosan teknologi, sektor inti menyaksikan kemajuan multifaset, dengan laju iterasi teknologi terus berakselerasi. Di sektor baterai, perusahaan terkemuka seperti CATL dan BYD mempertahankan upaya gigih mereka. Baterai "Qilin" generasi baru CATL mencapai kepadatan energi melebihi 400 Wh/kg, memungkinkan kendaraan yang dilengkapi dengannya untuk mencapai jarak tempuh hingga 1.600 kilometer; secara bersamaan, teknologi pengisian cepatnya mengalami peningkatan, memungkinkan baterai terisi hingga 80% kapasitas hanya dalam 10 menit pada suhu kamar. Sementara itu, baterai all-solid-state berbasis sulfida BYD memasuki fase hitung mundur untuk produksi massal, dengan kendaraan yang dilengkapi teknologi ini diharapkan resmi diluncurkan pada awal tahun 2027. Di sektor fotovoltaik, LONGi Green Energy telah meluncurkan modul N-type TOPCon generasi baru, mencapai efisiensi konversi melebihi 28%—peningkatan signifikan dalam efisiensi pembangkit listrik tenaga surya. Di sektor tenaga angin, Goldwind Technology telah meluncurkan turbin angin lepas pantai 16MW yang dirancang untuk lingkungan laut dalam dan lepas pantai; mampu menghasilkan hingga 60 juta kWh per tahun per unit, inovasi ini membantu mendorong pengurangan biaya dan peningkatan efisiensi dalam tenaga angin lepas pantai.
Mengenai dinamika pasar, pasar domestik berangsur-angsur menghangat, sementara pasar luar negeri terus mengalami pertumbuhan eksplosif. Menurut data dari Asosiasi Produsen Mobil Tiongkok (CAAM), penjualan kendaraan energi baru (NEV) domestik mencapai 2,203 juta unit pada Kuartal II 2026; penurunan tahun-ke-tahun menyempit menjadi 8,2% karena dividen kebijakan mulai berlaku dan serangkaian produk baru memasuki pasar, sehingga meredakan keraguan konsumen. Pasar penyimpanan energi juga terus memanas; pada Kuartal II, kapasitas terpasang baru pembangkit listrik penyimpanan energi domestik mencapai 12,5 GW/25 GWh—peningkatan 65% tahun-ke-tahun—didorong oleh pertumbuhan simultan dalam permintaan untuk solusi penyimpanan energi komersial & industri dan residensial. Di kancah internasional, Tiongkok mengekspor 1,026 juta NEV pada Kuartal II—lonjakan 98% tahun-ke-tahun—karena pasar di Eropa, Asia Tenggara, dan Timur Tengah terus berekspansi. Bersamaan dengan itu, volume ekspor untuk modul fotovoltaik dan produk penyimpanan energi masing-masing naik 38% dan 72% tahun-ke-tahun; memanfaatkan rasio biaya-kinerja yang unggul, produk energi baru Tiongkok terus merebut pangsa pasar global yang semakin besar.
Para ahli industri mencatat bahwa sektor energi baru saat ini sedang menavigasi fase penyesuaian struktural yang kritis. Upaya sinergis dari kekuatan kebijakan, teknologi, dan pasar diharapkan dapat membantu industri secara bertahap mengatasi volatilitas jangka pendek dan mencapai pertumbuhan yang kuat dan jangka panjang. Ke depan, seiring dengan terus berlanjutnya iterasi teknologi dan pendalaman jejak pasar global, perusahaan energi baru Tiongkok siap untuk mempertahankan kepemimpinan global mereka, menyuntikkan momentum baru ke dalam transisi energi global.
